Berita Olahraga
Zheng Qinwen Pilih Pemulihan Setelah Juara China Open, Mirra Andreeva Juga Absen di Wuhan
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Zheng Qinwen Pilih Pemulihan Setelah Juara China Open, Mirra Andreeva Juga Absen di Wuhan
Zheng Qinwen tidak akan tampil di Wuhan Open 2026 setelah meraih gelar besar di China Open, Beijing. Keputusan mundur tersebut diumumkan pada 12 Oktober, hanya sehari setelah Zheng menaklukkan Mirra Andreeva di partai final. Kabar ini menjadi perhatian karena Wuhan merupakan kota yang memiliki arti khusus dalam perjalanan karier Zheng, sehingga absennya sang petenis tentu mengecewakan para penggemar tuan rumah.
Zheng memenangkan final China Open dengan skor 7-5, 6-4. Kemenangan itu menjadikannya petenis China pertama yang menjuarai nomor tunggal China Open sejak turnamen tersebut dimulai pada 1994. Gelar tersebut juga menjadi titel WTA 1000 pertamanya dan gelar tunggal pertamanya sejak kemenangan di Tokyo pada 2024. Pencapaian itu terasa semakin berarti setelah ia melewati periode sulit akibat cedera siku yang membuatnya kehilangan banyak waktu bertanding.
Perjalanan Zheng menuju gelar Beijing tidak mudah. Ia harus melewati sejumlah lawan tangguh, termasuk Elina Svitolina dan Elise Mertens, sebelum berhadapan dengan Andreeva pada final. Dalam pertandingan penentuan, Zheng berhasil mengatasi tekanan pada set pertama dan menyelamatkan tiga set point sebelum akhirnya menutup laga dalam dua set langsung. Hasil itu memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri setelah ia kembali ke kompetisi secara bertahap.
Namun, kemenangan tersebut juga datang setelah rangkaian pertandingan yang padat. Dalam pernyataan yang dikutip WTA, Zheng menyebut bahu kanannya mengalami masalah dan tubuhnya terasa sangat lelah setelah menjalani beberapa turnamen dalam sekitar satu setengah bulan terakhir. Ia mengikuti US Open, Billie Jean King Cup, dan China Open setelah kembali dari masa pemulihan cedera. Karena itu, keputusan mundur dari Wuhan diambil agar ia memiliki waktu untuk memulihkan kondisi.
Zheng mengungkapkan rasa kecewa karena tidak bisa tampil di depan pendukungnya sendiri. Wuhan memiliki tempat khusus dalam perjalanan tenisnya, dan turnamen tersebut menjadi salah satu ajang yang membantu memperkenalkan namanya kepada penggemar tenis internasional. Meski demikian, keputusan untuk tidak memaksakan diri menjadi langkah penting dalam menjaga kondisi fisik dan menghindari risiko masalah yang lebih panjang.
Mirra Andreeva juga dipastikan tidak mengikuti Wuhan Open, tetapi alasannya berbeda. WTA menyebut Andreeva mengubah jadwalnya setelah menjalani final di Beijing. Dengan demikian, dua pemain yang bertanding pada final China Open tidak akan tampil di turnamen Wuhan pekan ini. Pengunduran diri mereka turut mengubah susunan undian dan memberikan kesempatan kepada pemain pengganti untuk masuk ke babak utama.
Bagi Zheng, gelar Beijing berpotensi menjadi titik balik dalam perjalanan musimnya. WTA mencatat bahwa setelah merosot hingga peringkat ke-160 pada pertengahan Juni, hasil di US Open dan China Open membantunya memperbaiki posisi. Setelah gelar Beijing, ia diproyeksikan naik ke sekitar peringkat ke-23 dalam pembaruan ranking. Ia juga mencatat 13 kemenangan dalam 14 pertandingan level tur sejak tersingkir pada babak kualifikasi di Toronto.
Zheng selanjutnya tercatat masuk dalam undian utama Japan Open di Osaka yang berlangsung pada 19–25 Oktober. Namun, kondisi bahu dan pemulihan fisik akan menjadi faktor penting sebelum ia kembali bertanding. Bagi seorang atlet yang baru kembali dari cedera, menjaga momentum memang penting, tetapi keputusan mengenai kapan kembali bermain harus mempertimbangkan kondisi tubuh dan rekomendasi tim medis.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa kemenangan besar tidak selalu berarti seorang atlet harus langsung melanjutkan jadwal tanpa jeda. Turnamen tenis profesional menuntut perjalanan panjang, pertandingan beruntun, dan adaptasi terhadap berbagai kondisi lapangan. Keputusan Zheng untuk beristirahat menunjukkan bahwa menjaga kebugaran jangka panjang dapat menjadi prioritas yang sama pentingnya dengan mengejar gelar berikutnya.
Sumber: WTA, pengumuman pengunduran diri Zheng Qinwen dan Mirra Andreeva, 12 Oktober 2026; Reuters, laporan final China Open, 11 Oktober 2026.
Menurut kalian, apakah Zheng mengambil keputusan tepat dengan melewatkan turnamen di kota asalnya demi pemulihan, meskipun sedang berada dalam momentum terbaik setelah menjuarai Beijing?
Baca terus perkembangan sepak bola dan berita olahraga terkini hanya di Lumbung Goal.
- #beritatenis


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387787/original/071807900_1793548813-000_D63L9PN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387300/original/067472700_1793461064-000_D4ZM6BB.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486944/original/033785800_1769650695-Virgil_van_Dijk.jpg)