Berita Olahraga
Zheng Qinwen Mundur dari Japan Open, Cedera Bahu Kembali Mengganggu
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Zheng Qinwen Mundur dari Japan Open, Cedera Bahu Kembali Mengganggu
Petenis China Zheng Qinwen dipastikan tidak mengikuti Japan Open 2026 di Osaka setelah masalah pada bahunya kembali mengganggu persiapannya. Pengunduran diri tersebut diumumkan pada 15 Oktober, menyusul keputusannya untuk tidak tampil di Wuhan Open pada pekan yang sama. Situasi ini menjadi perhatian karena Zheng baru saja meraih gelar besar di China Open dan sedang berusaha mempertahankan momentum positifnya.
Zheng menjalani periode kompetisi yang padat dalam beberapa pekan terakhir. Ia tampil di US Open, membela negaranya pada Billie Jean King Cup, kemudian melanjutkan perjuangan di China Open. Di Beijing, Zheng berhasil meraih gelar WTA 1000 pertamanya setelah melewati rangkaian pertandingan berat, termasuk kemenangan atas Elina Svitolina, Elise Mertens, dan Mirra Andreeva.
Perjalanan menuju gelar tersebut membutuhkan tenaga besar. Zheng menghabiskan total 15 jam 16 menit di lapangan selama tujuh pertandingan di Beijing, salah satu akumulasi waktu bermain terpanjang dalam satu turnamen sepanjang musim ini. Beban pertandingan tersebut menjadi konteks penting ketika ia kemudian menyatakan bahwa tubuhnya masih mengalami kelelahan setelah periode kompetisi yang intens.
Masalah kebugaran Zheng tidak muncul tanpa latar belakang. Ia sebelumnya juga menjalani masa pemulihan akibat cedera yang membuat jadwal kompetisinya terganggu. Setelah kembali bermain dan mencatat hasil positif, menjaga kondisi fisik kini menjadi bagian penting dari rencana jangka panjangnya.
Keputusan mundur dari Japan Open memberi Zheng kesempatan untuk memusatkan perhatian pada pemulihan. Namun, pengunduran diri beruntun dari Wuhan dan Osaka juga berarti ia kehilangan kesempatan mengumpulkan hasil tambahan pada rangkaian turnamen Asia. Kondisi tersebut dapat memengaruhi persiapannya menuju penutup musim.
Zheng masih dijadwalkan tampil di Hong Kong Tennis Open pada bulan berikutnya, meskipun keikutsertaannya tetap perlu dipantau berdasarkan perkembangan kondisi bahunya. Timnya akan menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan kebutuhan berkompetisi dengan waktu pemulihan yang cukup.
Bagi Zheng, prioritas saat ini bukan sekadar mempertahankan hasil impresif di Beijing, melainkan memastikan dirinya dapat kembali bertanding dalam kondisi yang siap. Pengelolaan jadwal dan pemulihan akan menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi setelah periode kompetisi yang sangat padat.
Baca terus perkembangan sepak bola dan berita olahraga terkini hanya di Lumbung Goal.
- #beritatenis




