Berita Bola
Kartu Merah Pascal Struijk Dibatalkan, Panel Premier League Justru Berbeda Pendapat soal Keputusan VAR
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Kartu Merah Pascal Struijk Dibatalkan, Panel Premier League Justru Berbeda Pendapat soal Keputusan VAR
LUMBUNG GOAL – Kontroversi penggunaan Video Assistant Referee (VAR) kembali memanaskan Premier League setelah kartu merah yang diterima bek Brighton, Pascal Struijk, saat menghadapi Sunderland dibatalkan melalui proses banding. Namun, persoalan tersebut belum benar-benar berakhir karena panel penilai insiden pertandingan justru menyatakan bahwa intervensi VAR dalam kejadian itu merupakan keputusan yang tepat.
Insiden tersebut terjadi ketika Brighton bertandang ke markas Sunderland di Stadium of Light. Pada menit ke-57, Struijk terlibat kontak dengan penyerang Sunderland, Wilson Isidor, yang sedang mengejar bola terobosan. Wasit Thomas Bramall dan asistennya tidak langsung memberikan pelanggaran, tetapi VAR yang dioperasikan Neil Davies kemudian merekomendasikan peninjauan ulang melalui monitor di tepi lapangan.
Setelah melihat tayangan ulang beberapa kali, Bramall mengubah keputusannya dan mengeluarkan kartu merah langsung kepada Struijk. Bek Brighton tersebut dinilai telah menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas bagi lawan. Keputusan itu langsung memicu reaksi dari para pemain Brighton yang merasa hukuman tersebut terlalu berat, terutama karena posisi bola dan keberadaan kiper masih menjadi pertimbangan penting dalam menilai peluang gol.
Brighton kemudian mengajukan banding atas dasar pemecatan yang keliru. Banding tersebut diterima oleh komisi regulasi independen, sehingga kartu merah Struijk dibatalkan dan hukuman larangan bermain satu pertandingan tidak perlu dijalankan. Keputusan ini menjadi titik penting karena menunjukkan bahwa penilaian setelah pertandingan dapat menghasilkan kesimpulan berbeda dari keputusan wasit di lapangan.
Meski demikian, perkembangan pada 21 Oktober kembali menambah perdebatan. Panel Key Match Incidents (KMI), yang mengevaluasi keputusan-keputusan penting dalam pertandingan Premier League, memberikan suara 3-2 bahwa intervensi VAR dalam insiden tersebut sudah benar. Mayoritas panel menilai kontak Struijk mengganggu kemampuan Isidor untuk mengejar bola dan bahwa situasi itu layak dihukum sebagai pelanggaran terhadap peluang mencetak gol yang jelas.
Di sisi lain, dua anggota panel menilai intervensi VAR tidak semestinya dilakukan karena masih terdapat ketidakpastian apakah Isidor benar-benar akan mencapai bola sebelum kiper Brighton, Bart Verbruggen. Perbedaan penilaian ini memperlihatkan betapa sulitnya menentukan apakah suatu peluang benar-benar jelas atau hanya berpotensi menjadi peluang berbahaya.
Premier League menjelaskan bahwa komisi regulasi independen dan panel KMI merupakan dua badan yang berbeda, dengan fungsi serta proses penilaian masing-masing. Karena itu, keduanya dapat mencapai kesimpulan yang berbeda tanpa berarti salah satu keputusan otomatis membatalkan fungsi badan lainnya.
Kontroversi ini kembali mengangkat pertanyaan tentang batas intervensi VAR. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu wasit mengoreksi kesalahan yang jelas dan nyata, bukan mengambil alih setiap keputusan subjektif. Ketika sebuah insiden membutuhkan banyak pertimbangan mengenai posisi bola, arah lari pemain, dan peluang mencapai bola lebih dahulu, standar intervensi VAR menjadi sangat penting.
Bagi Brighton, pembatalan kartu merah membuat Struijk terhindar dari larangan bermain satu pertandingan. Namun, perdebatan yang muncul setelahnya menjadi bahan evaluasi bagi pengelola kompetisi dan perangkat pertandingan. Kasus ini juga menunjukkan bahwa keputusan VAR tidak selalu mengakhiri kontroversi, bahkan ketika proses banding sudah menghasilkan keputusan resmi.
Menurut laporan Sky Sports dan BBC Sport, Brighton tetap memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 2-0. Dengan demikian, kontroversi kartu merah tidak mengubah hasil akhir laga, tetapi terus menjadi pembahasan karena adanya perbedaan penilaian antara komisi banding dan panel insiden pertandingan.
Menurut kamu, apakah VAR seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan kartu merah untuk menggagalkan peluang gol, atau keputusan wasit tetap perlu dipertahankan selama memiliki dasar penilaian yang kuat?
Ikuti berita, jadwal, hasil, dan kontroversi sepak bola terbaru hanya di LUMBUNG GOAL.
Berita sepak bola: https://lumbunggoal.com
- #beritabola
- #bola
- #lumbunggoal
- #beritaterbaru





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336119/original/053091100_1788135012-Real_Madrid_s_Jude_Bellingham.jpg)