Berita Olahraga
Jepang Pertahankan Emas! Drama Sepak Bola Jadi Sorotan, China Masih Kokoh Di Puncak Asian Games
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Jepang Pertahankan Emas! Drama Sepak Bola Jadi Sorotan, China Masih Kokoh Di Puncak Asian Games
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 memasuki fase akhir dengan berbagai hasil besar dari sejumlah cabang olahraga. Namun sorotan utama datang dari sepak bola putri, ketika tuan rumah Jepang menghadapi Korea Utara dalam perebutan medali emas di Shizuoka Stadium.
Jepang Vs Korea Utara: Final Sampai Adu Penalti
Nadeshiko Japan akhirnya mempertahankan medali emas setelah mengalahkan Korea Utara melalui adu penalti 5-3, setelah pertandingan berakhir 2-2 hingga 90 menit dan tambahan waktu.
Jepang membuka keunggulan melalui Mami Ueno pada menit ke-32. Korea Utara kemudian bangkit setelah Jong Kum menyamakan kedudukan pada menit ke-47, sebelum Jon Ryung Jong membawa mereka berbalik unggul pada menit ke-69.
Drama belum berakhir. Jepang terus menekan dan akhirnya mendapatkan gol penyama melalui Hanon Nishino pada menit ke-86. Tidak ada gol tambahan sepanjang extra time sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan, kiper Jepang Shu Ohba menjadi pahlawan. Ohba menggagalkan penalti Jong Kum, sebelum Yuzuho Shiokoshi mencetak tendangan penentu untuk membawa Jepang menang 5-3.
Kemenangan ini membuat Jepang menjadi juara Asian Games untuk ketiga kalinya secara beruntun dan keempat kalinya secara keseluruhan. Korea Selatan juga meraih perunggu setelah menang 1-0 atas China.
India Akhiri Puasa 44 Tahun Di Hoki Putri
Selain sepak bola, India mencatat salah satu pencapaian terbesar hari itu. Tim hoki putri India mengalahkan juara bertahan China 1-0 di final.
Lalremsiami mencetak gol pada menit ke-10, sementara kapten sekaligus kiper India, Savita, menjadi salah satu tokoh penting setelah menggagalkan penalty stroke China.
Emas tersebut mengakhiri penantian India selama 44 tahun untuk kembali menjadi juara hoki putri Asian Games sekaligus memberikan tiket langsung ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Wang Xiyu Kuasai Tenis Putri
China juga meraih emas melalui Wang Xiyu di tunggal putri tenis. Ia mengalahkan rekan senegaranya, Zhang Shuai, dengan skor telak 6-2, 6-1 di final.
Wang sebelumnya menyingkirkan petenis Filipina Alex Eala di semifinal. Eala kemudian membawa pulang medali perunggu.
Comeback Gila Sujeet Bawa India Juara Gulat
Dari gulat freestyle, India mendapatkan emas dramatis melalui Sujeet Kalkal di kelas 65 kg. Sujeet sempat tertinggal tujuh angka dari Tajikistan Abdulmazhid Kudiev, tetapi berhasil membalikkan keadaan dan menang 10-9.
Iran juga meraih dua emas melalui Mohammad Nokhodi di kelas 86 kg dan Amir Hossein Zare di kelas 125 kg.
Jepang Panen Emas Di Gulat Dan Judo
Tuan rumah Jepang kembali menambah koleksi emas melalui Yui Susaki dan Yuka Kagami di gulat putri. Susaki menang dominan 10-0 atas Kim Song Hyang dari Korea Utara, sedangkan Kagami mengalahkan Elmira Syzdyhkova dari Kazakhstan 5-1.
Di judo, Mizuki Sugimura meraih emas kelas -78 kg setelah mengalahkan Kim Minju dari Korea melalui golden score. Pertandingan berakhir setelah Kim menerima penalti ketiga pada menit 6:03.
Korea Selatan Menang, Hong Kong Mengamuk Di Rugby
Korea Selatan meraih emas beregu putra recurve setelah mengalahkan India 5-1. Sementara di rugby 7s putra, Hong Kong China tampil sangat dominan.
Hong Kong menghancurkan Malaysia 50-0 di perempat final dan sejauh ini belum kebobolan satu poin pun. Mereka mencetak total 165 poin dari tiga laga grup dan satu pertandingan knockout.
Filipina Cetak Sejarah Di Virtual Taekwondo
Filipina juga mendapatkan emas melalui Jeus Gabriel Derick Yape, yang memenangkan nomor Mixed Individual Virtual Taekwondo.
Yape mengalahkan wakil Vietnam Ngoc Tuyet Sang Chau 2-0, dengan skor 500-0 pada ronde pertama dan 620-0 pada ronde kedua. Emas tersebut menjadi emas keempat Filipina di Asian Games.
KLASEMEN MEDALI SEMENTARA ASIAN GAMES
China — 162 emas, 81 perak, 73 perunggu — 316 total
Jepang — 71 emas, 83 perak, 85 perunggu — 239 total
Korea Selatan — 33 emas, 39 perak, 62 perunggu — 134 total
Uzbekistan — 20 emas, 23 perak, 22 perunggu — 65 total
India — 16 emas, 25 perak, 35 perunggu — 76 total
Iran — 15 emas, 17 perak, 13 perunggu — 45 total
Thailand — 15 emas, 11 perak, 17 perunggu — 43 total
Kazakhstan — 12 emas, 21 perak, 44 perunggu — 77 total
Bahrain — 11 emas, 5 perak, 6 perunggu — 22 total
Malaysia — 9 emas, 5 perak, 16 perunggu — 30 total
Hong Kong — 7 emas, 17 perak, 22 perunggu — 46 total
Korea Utara — 7 emas, 11 perak, 9 perunggu — 27 total
Uni Emirat Arab — 7 emas, 4 perak, 1 perunggu — 12 total
Indonesia — 5 emas, 8 perak, 22 perunggu — 35 total
Chinese Taipei — 4 emas, 16 perak, 30 perunggu — 50 total
Filipina — 4 emas, 8 perak, 16 perunggu — 28 total
Kuwait — 4 emas, 1 perak, 4 perunggu — 9 total
Qatar — 3 emas, 6 perak, 5 perunggu — 14 total
Singapura — 2 emas, 8 perak, 5 perunggu — 15 total
Vietnam — 2 emas, 3 perak, 19 perunggu — 24 total
China masih memimpin jauh di puncak klasemen, sementara Jepang terus mengejar di posisi kedua. Indonesia berada di posisi 14 dengan 5 emas dan 35 total medali berdasarkan pembaruan 2 Oktober.
Asian Games Aichi-Nagoya kini memasuki hari-hari terakhir. Sejumlah final besar masih menanti, sehingga posisi klasemen masih bisa berubah sebelum seluruh kompetisi resmi berakhir.
Baca terus perkembangan sepak bola dan berita olahraga terkini hanya di Lumbung Goal.
- #beritabola
- #bola
- #lumbunggoal
- #beritaterbaru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387589/original/087803000_1793517884-000_D62Y3QQ.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388486/original/049061500_1793617388-siverio.jpg)

