Berita Olahraga
Coco Gauff Diserang Rasis Usai Drama China Open, Padahal Keputusannya Sesuai Aturan
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Coco Gauff menjadi sorotan setelah pertandingan China Open melawan petenis China Sun Xinran. Gauff menang 7-5, 6-1 dan melaju ke babak berikutnya, tetapi pertandingan tersebut kemudian berkembang menjadi kontroversi di media sosial.
Persoalan bermula ketika Gauff meminta pertandingan dihentikan karena adanya gangguan dari papan iklan yang berkedip. Keputusan tersebut terjadi pada momen penting di set pertama ketika Sun sedang mencoba melakukan pukulan.
Setelah melalui peninjauan video, wasit memutuskan poin harus dimainkan ulang. Gauff kemudian memenangkan poin tersebut dan akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan dua set langsung.
Gauff kemudian meminta maaf kepada Sun terkait situasi tersebut dan tetap memberikan pujian kepada lawannya. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menggunakan prosedur yang memang tersedia dalam pertandingan.
Namun setelah pertandingan, Gauff menerima serangan rasial di media sosial. Petenis Amerika Serikat tersebut mengecam komentar-komentar tersebut dan mengatakan perbedaan pendapat soal sebuah poin tidak bisa menjadi alasan untuk melakukan pelecehan rasial.
Kasus tersebut kembali memperlihatkan persoalan serius mengenai perilaku pengguna media sosial terhadap atlet. WTA sendiri terus berupaya menggunakan teknologi untuk menghadapi gelombang pelecehan online terhadap pemain.
Gauff kini tetap melanjutkan perjalanannya di China Open. Di tengah kontroversi tersebut, fokusnya kembali diarahkan kepada pertandingan dan persaingan di lapangan.
Baca terus perkembangan sepak bola dan berita olahraga terkini hanya di Lumbung Goal.
- #beritatenis


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371681/original/031193200_1791799576-verdonk_1.jpg)


