Berita Olahraga
Asian Games 2026: Malam Penuh Aksi Dari Tenis, Gulat, Hoki Hingga Kriket
Oleh Admin Lumbung Goal ·
Malam Penuh Drama Di Asian Games! Dari Tenis, Gulat Hingga Hoki Dan Kriket
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 memasuki fase penentuan. Rangkaian pertandingan pada 1 Oktober hingga pagi 2 Oktober WIB menghadirkan hasil dari berbagai cabang, mulai dari tenis, gulat, hoki, voli, kriket, panahan, squash, sailing, atletik, rowing, kano, balap sepeda, hingga tinju.
TENIS
Alex Eala harus mengubur peluang meraih emas tunggal putri setelah dikalahkan Wang Xiyu dari China. Eala sempat mengambil set pertama 6-3, tetapi Wang membalikkan pertandingan dan menang 3-6, 6-3, 6-2.
Wang kemudian melaju ke final menghadapi rekan senegaranya, Zhang Shuai. Eala mendapatkan medali perunggu.
GULAT
Drama terjadi pada kelas Greco-Roman 77 kg putra. Nao Kusaka dari Jepang sempat melakukan comeback luar biasa dari ketertinggalan 4-9 untuk menang 11-9 atas Demeu Zhadrayev di perempat final.
Namun Kusaka gagal menutup turnamen dengan emas. Di final, ia kalah 2-5 dari Alireza Abdevali asal Iran. Jepang tetap meraih emas melalui Yuri Nakazato di kelas 97 kg setelah menang 4-0 atas Nitesh Siwach dari India.
Nonoka Ozaki juga menambah emas Jepang setelah mengalahkan Kim Ok Ju dari Korea Utara 3-0 di freestyle putri 62 kg.
HOKI
India berhasil mengalahkan Pakistan 4-3 dalam semifinal hoki putra. Pertandingan berlangsung ketat dan India akhirnya memastikan tiket ke final.
Pakistan kemudian membalas di cabang voli. Tim voli putra Pakistan mengalahkan India 3-0. Dua hasil berbeda dalam duel India-Pakistan tersebut menjadi salah satu cerita menarik hari pertandingan.
KRIKET
India tampil dominan pada semifinal T20 putra. Mereka mengalahkan Sri Lanka dengan margin 124 run setelah mencetak 169 run dan membuat Sri Lanka hanya mampu mencetak 45 run.
Ishan Kishan menjadi bintang dengan 80 run dari 46 bola. Jasprit Bumrah juga memberikan kontribusi penting di awal innings Sri Lanka, sementara India memastikan tiket final.
Pakistan menyusul ke final setelah mengalahkan Bangladesh dengan enam wicket dalam pertandingan yang dipersingkat karena hujan. Final India vs Pakistan pun menjadi salah satu duel terbesar di penghujung Asian Games.
PANAHAN
India melaju ke final recurve beregu putri setelah mengalahkan China 5-1. Ankita Bhakat, Kirti Sharma, dan Kumkum Mohod membawa India menuju perebutan emas melawan Korea Selatan.
Pada pembaruan pagi 2 Oktober, India akhirnya membuat sejarah dengan merebut emas pertama mereka di nomor recurve beregu putri setelah mengalahkan Korea Selatan.
SQUASH
India mendapatkan dua medali perunggu dari nomor beregu putra dan putri. Tim putri kalah dari Hong Kong China 1-2 di semifinal, sedangkan tim putra juga harus berhenti di semifinal.
Salah satu drama paling menarik terjadi pada tim putri ketika Anahat Singh dan rekan-rekannya gagal mempertahankan momentum setelah pertandingan semifinal yang ketat.
SAILING
India mengamankan medali perak melalui Prince Noble Kurisinkal dan Manu Francis pada nomor Men's Skiff. Medali tersebut menjadi salah satu tambahan penting bagi India pada Day 13.
ATLETIK
Huang Yingying dari China merebut emas lompat jauh putri setelah menghasilkan lompatan 6,55 meter pada kesempatan terakhir. Ancy Sojan dari India harus puas dengan perak setelah mencatat 6,53 meter.
Persaingan berlangsung ketat karena Sojan sempat memimpin sebelum Huang menghasilkan lompatan penentu tersebut.
Pada nomor 4x400 meter putra, Jepang merebut emas dengan catatan 3:00,75. Qatar mendapatkan perak dengan 3:00,93, sementara India meraih perunggu dengan 3:01,61.
ROWING
Uzbekistan merebut emas lightweight men's double sculls dengan waktu 6:19,94. Indonesia meraih perak melalui Ali Mardi... dan Yasir Rafiq Wijdan dengan waktu 6:23,41, sedangkan Hong Kong meraih perunggu.
Pada quadruple sculls putra, China meraih emas dengan 5:46,03. Indonesia kembali meraih perak setelah mencatat 5:47,90, sementara Uzbekistan mendapatkan perunggu.
KANO SLALOM
China meraih emas kayak tunggal putra melalui Hu Zhaoshan dengan waktu 91,41 detik. Jepang mendapatkan perak dan Kazakhstan perunggu.
Di nomor canoe tunggal putri, Huang Juan dari China menjadi juara dengan 114,84 detik, diikuti Atcharaporn Duanglawa dari Thailand dan Anastassiya Ananyeva dari Kazakhstan.
BALAP SEPEDA
Jepang memenangkan nomor Madison putri dengan 53 poin. Hong Kong meraih perak dengan 31 poin dan China perunggu dengan 30 poin.
Nomor Omnium putra juga menghasilkan emas untuk Jepang melalui Kanta Umezawa dengan 193 poin. Chu Tsun Wai dari Hong Kong meraih perak dan Wu Junjie dari China perunggu.
MENEMBAK
China meraih emas pada nomor skeet mixed team setelah Jiang Yiting dan Lyu Jianlin mengumpulkan 52 poin. Korea Selatan meraih perak dengan 51 poin, sedangkan India mendapatkan perunggu dengan 44 poin melalui Parinaaz Dhaliwal dan Anant Jeet Singh Naruka.
TINJU
Sejumlah semifinal tinju selesai dan para petinju yang kalah sudah memastikan medali perunggu. Di antaranya Priya dari India di kelas 60 kg serta sejumlah petinju dari China, Korea Selatan, Pakistan dan negara lainnya.
Final beberapa kelas kemudian menjadi bagian dari perebutan medali emas pada 2 Oktober.
CABANG LAINNYA
Hasil Day 13 juga mencakup pertandingan dan perebutan medali dari cabang seperti judo, senam artistik, sepak takraw, golf dan sejumlah nomor lainnya. Karena tidak semua nomor menghasilkan medali pada rentang malam hingga pagi tersebut, yang dimasukkan di sini adalah hasil yang sudah selesai dan terverifikasi, bukan pertandingan yang masih berstatus jadwal.
Klasemen Medali Sementara
1. China — 154 emas, 71 perak, 63 perunggu — 288
2. Jepang — 59 emas, 79 perak, 79 perunggu — 217
3. Korea Selatan — 30 emas, 30 perak, 53 perunggu — 113
4. Uzbekistan — 16 emas, 21 perak, 19 perunggu — 56
5. Iran — 12 emas, 17 perak, 13 perunggu — 42
6. Thailand — 12 emas, 11 perak, 15 perunggu — 38
7. Bahrain — 11 emas, 5 perak, 5 perunggu — 21
8. India — 10 emas, 22 perak, 32 perunggu — 64
9. Kazakhstan — 9 emas, 19 perak, 36 perunggu — 64
10. Korea Utara — 7 emas, 8 perak, 9 perunggu — 24
11. Malaysia — 6 emas, 5 perak, 13 perunggu — 24
12. Hong Kong — 5 emas, 14 perak, 19 perunggu — 38
13. Indonesia — 5 emas, 8 perak, 21 perunggu — 34
Klasemen di atas merupakan pembaruan Day 13 per 1 Oktober; angka dapat berubah karena pada pagi 2 Oktober sejumlah final sudah mulai menghasilkan medali baru.
Baca terus perkembangan sepak bola dan berita olahraga terkini hanya di Lumbung Goal.
- #bola
- #beritatenis
- #beritabulutangkis
- #beritatinju
- #beritaterbaru
- #beritavoli
- #beritarenang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387589/original/087803000_1793517884-000_D62Y3QQ.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388486/original/049061500_1793617388-siverio.jpg)

